ULTAH KEMERDEKAAN RI 69 TAHUN 2014

Khoidir dan Fahmi poto bersama dengan angggota paskibra Kubu Babussalam. Gayanya yg aduhai...:-)

ULTAH KEMERDEKAAN RI 69 TAHUN 2014

Dua Tokoh Kunci Kantor Camat Kuba dengan Dua Pengawalnya.hehe,,

ULTAH KEMERDEKAAN RI 69 TAHUN 2014

Poto bersama usai upacara dengan Bpk. Drs. Ahmad Atin (Camat Kuba) dan Bpk. H. Sakroni, SE (Sekcam Kuba).

PERESMIAN PAUD DAN TK

H. Samuel Matwafa dan Kh. Bahroini Mahidin saat meresmikan PAUD dan TK B.I.S. TERPADU kepenghuluan RTP. Kiri Hilir, Agustus 2014.

Senin, 21 November 2011

Si Jago Merah Lalap Rumah Seorang Guru

Kubu, Rokan Hilir- Aksi si jago merah kali ini menghantam rumah salah seorang guru SMAN 1 Kubu, Marzuki, SH. Peristiwa naas terjadi tepat pada pukul 10.00 WIB hari ini (Selasa, 22/11/11), ketika penghuni sedang tidak berada di kediaman. Menurut Firman Edy, kepala SMAN 1 Kubu, melalui Syaftri Nella mengabarkan bahwa, Marzuki, SH sedang berada di Bagansiapiapi untuk suatu urusan, sedangkan isterinya pergi mengajar dan anak-anaknya masih di sekolah.

“Pak Marzuki tadi pagi berangkat ke Bagan, sedangkan  si Ibu masih ngajar dan anak-anaknya juga masih di sekolah dan bisa dipastikan rumah tersebut kosong” Ungkap Nella melalui sambungan selulernya dengan kububabussalm.com.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada yang mengetahui secara pasti, sumber api dari mana. Namun kuat dugaan api berasal dari hubungan arus pendek jaringan PLN yang terhubung ke rumahnya.

“sumber apinya belum kita ketahui, kemungkinan ada kabel instalasi yg korslet”. Sambung Sayftri Nella berdasarkan informasi dari Firman Edy.

Sementara akibat peristiwa kebakaran, Rumah yg berada di jl. Lintas Sei. Kubu – Teluk Merbau ini, atau lebih tepatnya di depan mesjid raya kec. Kubu ini, tidak bisa diselamatkan hingga benda dan barang-barang yg ada di dalamnya. Hal ini dikarenakan bantuan pemadam kebakaran (damkar) hanya berupa bantuan ala kadar dari masyarakat setempat dengan menyiram dan menyemprotkan air semampunya. Tidak ada bantuan damkar secara khusus. Dan api pun berhenti ketika semuanya sudah ludes dan hangus menjadi abu.

Oleh karena itu, harapan kepada pemerintah dan masyarakat setempat untuk memberikan perhatian dan bantuannya, supaya musibah ini bisa diatasi sesegera mungkin. Dan kepada keluarga supaya tabah dan sabar menerima kenyataan ini.[GB/KBBS] 

Memanfaatkan Waktu


Oleh: Musafir Kubu

H. Zamhasri Jamil
SEBOTUL e dah banyak yang tau dah tentang keutamaan waktu, tapi kito ajo yang selalu melupokannyo. Dalam al-Quran, Allah mengkhususkan satu suek tentang "waktu" itu (Q.S. Al-Ashr). Selain itu, uang-uang Arab zaman dulu itu selalu mengingekkan anak cucu mereka dengan kalimat "waktu itu tak ubah e sepoti podang, kalau kau tak bisa men ggunokannyo dengan baik, mako waktu itulah yang akan membabat masa-masa kau." Uang-uang Bule pun pecayo bahwa "time is money" atau dalam bahasa gaul budak-budak Kubu "waktu itu dah macam duik".

Budak-budak Kubu saat iko sodang dihadapkan pado kondisi untuk besaing dengan waktu. Mako dai itu, siapo yang ligat, diolah yang akan monang. Kalo indak ligat, mako secao ostosmastis, mako waktulah yang akan monang. Bagi budak-budak Kubu yang saat iko sedang menuntut ilmu entah itu di Kubu atau di lua Kubu, pasti sodang dihadapkan untuk menantang waktu, kono memang waktu itu selalu beputa dengan koncang. Khusus bagi yang goma bemalas-malasan, waktu akan menjadi teaso lobih singkat. Sehingga kito bau aso e leh bangkik dai tiduw, abis itu, duduk sekojap, dah tenggolam mato ai itu. Sebagai budak asli Kubu, besekolah dan bekutab di Kubu, tentunya aku (Musafir Riau) sangat berharap agar kawan-kawan bisa memahami tontang ponting e waktu itu.

Dulu aku ponah mendonga uang yang mengartikan KUBU itu dengan Kerja Untuk Bayar Utang. Bagi aku sendii kepanjangan KUBU yang dibueknyo itu mungkin ado yo botul e nyo. Kono kebanyakan tipe budak-budak Kubu iko kan agak "pemalas" sikik, yang ponting asal "ai itu dio masih beduik, mako diopun ontok-ontok ajo di umah." Nah, tak heran yo kalo budak-budak asal Kubu ko jaang yang kayo secao materi, padahal, materi itu ponting yo. Jadi, banyak diantao kito ko yang masih berprinsip bekojo itu hanyolah untuk menutupi utang-utang sebolum e nyo.

Sekaang ko, bagi awak-awak yang udah mendapek joki untuk belaja di banja uang lain, entah itu di pulau Jawa atau di pulau Halang, sudah harus memahami tentang keutamaan waktu itu. Teutamo bagi kawan-kawan yang sedang mengikuti kuliah program S1. Ingek, waktu untuk mengambek S1 itu cumo 4 tahun, dan itu waktu yang tak telalu lamo doh. Jadi, gunokanlah waktu yang ado itu untuk melatih dii untuk botul-botul menjadi "mahasiswa." Paling tidak, yang namonyo mahassiwa itu harus "bersahabat" dengan kegiatan (1) membaco, (2) menganalisa dan (3) menulis. Jadi, usahakan dalam setiap ai itu kito membaco, entah itu membaco koran atau membaco buku, paling tidak 3-4 jam. Abih itu, cubo dianalisa apo yang telah kito baco tadin, abih itu, trai pulo untuk menuliskan hasil analisa itu di koteh-koteh lain, atau kalo polu di komputer, kalo bisa kiimkan ke milis supayo uang lain mendapek manfaat pulo dai hasil analisa kito tu. Kalo sekio e hasil analisa kito tu memungkinkan untuk dikiim ke media, mo indak ado yo salah e doh untuk mengiimkannyo ke media.

Yang polu diingek, semuo kegiatan (membaco, menganalisa, menulis) itu harus melalui proses, teutamo bagi kito yang bolum tebiaso untuk membaco. Dan membaco akan teaso nikmat kalo kito mau membiasokannyo, kalo indak, mako kegiatan membaco akan teaso boek. Bagi uang yang udah tebiaso membaco, dan mungkin suatu ai dio tak sompek membaco, mako pado ai itu dio akan measo ugi bosa, kono waktunyo telah belalu dengan sia-sia. hal yang semacam itu hanyo akan bisa diasokan oleh uang yang bisa memahami polu e waktu, bagi yang bemalas-malasan, dio tak akan ponah tau tentang manfaat waktu. Dio bau akan measo, ketiko dia akan tamat dai kuliahnyo dan ijazah dah ado di tangannyo, namun di saat itulah dio bau akan measo kalo dio tak ado apo-aponyo. Memang begitulah, penyosalan itu selalu datang di kemudian hari.

Akhirul kalam, aku berharap semoga budak-budak Kubu bisa sukses selalu, di mano ajo dan bilo ajo. Tontu, waktu akan memainkan peranan yang cukup berpengaruh dalam menentukan langkah putra-putra Kubu dalam menyonsong maso yang akan datang yang penuh dengan segalo macam bentuk persaingan dan tantangan. Selamat berjuang kawan-kawan. []