ULTAH KEMERDEKAAN RI 69 TAHUN 2014

Khoidir dan Fahmi poto bersama dengan angggota paskibra Kubu Babussalam. Gayanya yg aduhai...:-)

ULTAH KEMERDEKAAN RI 69 TAHUN 2014

Dua Tokoh Kunci Kantor Camat Kuba dengan Dua Pengawalnya.hehe,,

ULTAH KEMERDEKAAN RI 69 TAHUN 2014

Poto bersama usai upacara dengan Bpk. Drs. Ahmad Atin (Camat Kuba) dan Bpk. H. Sakroni, SE (Sekcam Kuba).

PERESMIAN PAUD DAN TK

H. Samuel Matwafa dan Kh. Bahroini Mahidin saat meresmikan PAUD dan TK B.I.S. TERPADU kepenghuluan RTP. Kiri Hilir, Agustus 2014.

Senin, 19 Desember 2011

Aksi Damai : Massa Kurang Puas Dengan Tanggapan Camat

Demonstran aksi di depan kantor camat Kubu
KBDC-Kubu, Aksi demonstrasi masyarakat Kubu yang diwakili oleh tokoh pemuda, ormas dan LSM di depan kantor camat kecamatan Kubu, hari ini Selasa, 20/12/2011 berakhir dengan tertib. Namun tetap dengan pengawasan pihak kepolisian dari polsek Kubu.

Sesaat setelah aksi usai, KBDC menghubungi Lukman, SH selaku koordinator lapangan (korlap). Ia menyampaikan bahwa aksi yang dimulai pukul 10.00 wib hari ini berakhir dengan tertib lebih kurang pada pukul 12.00 wib.

“Tadi kami mulai aksi pada pukul 10.00 pagi dan berakhir sekitar pukul 12.00. Dari awal hingga aksi ini usai, tidak ada kericuhan. Aman-aman saja”. Ungkap Lukman via telpon selulernya.

Aksi yang ditujukan kepada camat Kubu Syamsul Kidul, S. Sos ini, bertujuan untuk meminta camat Syamsul Kidul agar mengundurkan diri dari posisinya sebagai camat di kec. Kubu. Karena selama ini, masyarakat menilai bahwa camat tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah sosial yang terjadi di kec. Kubu dan terkesan lambat dalam menanggapi persoalaan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Kemudian tambah Lukman, camat Syamsul Kidul lebih banyak waktunya di luar Kubu.

Lukman, SH
“sebenarnya inti dari tuntutan kami adalah, agar camat bersedia mengundurkan diri dari posisinya sebagai camat di kec. Kubu. Karena selama kepemimpinannya, beliau terkesan lambat dan tidak mampu menyelesaikan masalah-masalah yang ada di kec. Kubu ini. Ditambah lagi beliau jarang di Kubu. Paling hanya 3 hari jam kerja”. Sambung Lukman

Terkait sambutan dan tanggapan camat terhadap demonstran, ternyata tidak memuaskan para demonstran yang beraksi di depan kantor camat tersebut. Pertama, lukaman mengungkapkan bahwa camat lambat keluar dari kantor untuk memberikan tanggapannya. Kemudian, setelah keluar dan menjumpai para pendemo, tanggapannya juga tidak memuaskan. Terkait keberadaannya yang jarang berada di kec. Kubu, hanya diberi alasan dinas ke luar kota.

“Dan beliau (camat) lambat kelaur dari kantornya untuk memberikan tanggapan terhadap tuntutan kami ini. Oleh karena itu kami merasa kurang puas. Kemudian ditambah lagi dengan alasannya jarang di Kubu karena dinas di luar Kubu. Sementara PR-nya banyak yang belum diselesaikan”. Papar Lukman via telpon selulernya.

Oleh karena itu, Lukman mengharapkan kepada pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir, dalam hal ini bupati Rokan Hilir agar mengangkat dan menempatkan camat yang profesional dan mampu memberikan solusi atas permasalahan yang ada di kec. Kubu tersebut.

“untuk itu kami sangat mengharapkan kepada pemda Rohil khususnya bupati Rohil bapak H. Anas Maamun, agar memberikan dan menempatkan camat yang profesional di kec. Kubu ini”. Pungkas Lukman (KBDC)

Minggu, 18 Desember 2011

Aksi Damai : Massa Akan Minnta Camat Undur Diri

Salman, S. Sos
Diperkirakan 150 orang mewakili masyarakat Kubu dari berbagai elemen, akan melakukan aksi damai di depan kantor camat kecamatan Kubu yang  beralamat di Tanjung Lumba-lumba pada hari Selasa, 20 Desember 2011 besok.

Aksi ini merupakan aksi untuk meminta camat Syamsul kidul mengundurkan diri dari posisinya sebagai camat di kec. Kubu. Hal ini dikarenakan, menurut Salman selaku koordinator aksi, bahwa camat Syamsul Kidul tidak tidak bisa menyelesaikan masalah sosial yg terjadi di kec. Kubu. Salah satunya adalah masalah kecil sengketa yayasan pendidikan Nurul Islam Sei. Segajah.

"sebenarnya kami sangat bangga dengan camat sekarang ini. Karena beliau merupakan camat putera daerah. Namun sangat disayangkan beliau tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah sosial yg sering terjadi di kec. Kubu ini. Salah satu contohnya adalah masalah sengketa yayasan pendidikan Nurul Islam Sei Segajah yang diminta oleh pihak masyarakat dan pihak yayasan untuk dimediasi. Namun hingga saat ini tidak mendapatkan solusi". Demikian ungkap Salman kepada KBDC via telponnya pada Minggu, 18/12/11.

Alasan yang kedua dikarenakan camat sering berada di luar kec. Kubu. Sehingga masyarakat susah untuk menemuinya.

"kemudian beliau jarang berada di Kubu. Hanya sekitar tiga hari  jam kerja saja beliau ada di kantor. Sehingga pelayanannya terhadap publik tidak maksimal". Sambung Salman.

Adapun surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian bahwa akan ada aksi damai ini, sudah dimasukkan ke polsek Kubu. Tinggal menunggu konfirmasinya pada hari ini, Senin tanggal 19 atau sehari sebelum aksi damai dilakukan.

"Surat pemberitahuannya sudah kami masukkan kepada pihak kepolisian. Tinggal menunggu konfirmasinya pada hari senin nanti". Pungkas Salman. (KBDC)

Mahasiswa Kubu Babussalam-Pekanbaru Mubes Bentuk Organisasi

Pada hari Minggu, 18/12/2011 mahasiswa Pekanbaru yang  berasal dari wilayah Kubu Babussalam Rokan Hilir melakukan musyawarah besar (mubes) di gedung IKM ROHIL Jl. Soekarno-Hatta Pekanbaru. Mubes ini dilakukan untuk membentuk sekaligus memilih ketua umum dan wakil ketua umum  perhimpunan pelajar dan mahasiswa Kubu Babussalam.

Koordinator seksi acara, Kiki, menyamapaikan kepada KBDC bahwa antusiasme mahasiswa untuk mengikuti acara ini cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah mahasiswa yang hadir cukup banyak.

"kepedulian kawan-kawan terhadap mubes ini cukup tinggi. Ini bisa kita lihat dari jumlah kehadirannya yakni mencapai 80 orang. Walaupun masih ada yg tidak bisa ikut". Ungkap Kiki di sela-sela kesibukannya pada saat break mubes tersebut.

Pada saat KBDC menghubunginya via seluler, sedang berlansung lobi untuk pencalonan ketua umum dan wakil ketua umum. Dan didapat 2 pasang calon yaitu, pertama, Zulkarnain Bahtiar dan pasangannya M. Rozali. Kedua, M. Hermain dan pasangannya M. Hidayat.

Adapun sistem pemilihannya dengan cara pungut suara melalui kotak suara yang telah disediakan oleh panitia.

Acara yang berlansung sejak pukul 11.00 wib ini diperkirakan oleh kiki akan usai pada pukul 17.00 wib.

"calonnya sudah ada 2 pasang dengan sistem pemilihannya sistem pungut suara. Dan insya Allah jam 5 nanti sore, kita sudah mendapatkan dan mengetahui hasilnya. Mulai dari nama himpunan atau organisasi ini, hingga ketua dan wakil ketuanya". Pungkas kiki.

Mubes selesai
Sesaat sebelum berita ini diturunkan, Kiki menyampaikan sidang mubes telah usai dan mendapatkan beberapa keputusan. Yang pertama ketua umum dan wakil ketua terpilih yaitu pasangan Zulkarnain Bahtiar dan Muhammad Rozali mendapatkan suara terbanyak yaitu 41 suara. Sedangkan pasangan nomor 2, M. Hermain dan M. Hidayat mendapatkan 11 suara.

Sedangkan nama organisasi ini disepakati HIPMAK BABUSSALAM. Nama ini mengacu dari nama himpunan induk yaitu HIPMAK (Himpunan Pelajar Pelajar dan Mahasiswa Kubu. (KBDC)

Senin, 12 Desember 2011

Sidang paripurna DPRD Rohil, Tujuh Ranperda Disahkan Menjadi Perda


BAGANSIAPIAPI,KBDC-Rapat/sidang paripurna penyampaian panitia khusus (Pansus) terhadap tujuh ranperda sekaligus mengambil keputusan menjadi perda diikuti oleh sebanyak 29 orang anggota legislative Rokan Hilir (aleg Rohil). Rapat/sidang paripurna tersebut telah memenuhi forum dari 40 jumlah aleg Rohil. Sidang dibuka langsung oleh ketua DPRD Rohil nasrudin hasan pada jam menunjukkan Pukul 15.00 wib dan disebutnya siding ini terbuka untuk umum. Hadir saat itu wabup H.Suyatno, asisten pemkab Rohil, forum muspida plus dan sejumlah kepala dinas di lingkungan pemdakab Rohil. Sidang tersebut berlangsung di ruang siding utama gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Senin (12/12).

Dikatakan oleh Nasrudin Hasan bahwa sebelumnya bupati Rokan Hilir telah memberikan rancangan peraturan daerah (Ranperda) sebanyak 26 rancangan peraturan daerah. Disebutnya dan telah melalui proses pembahasan  sejak diserahkan ranperda tersebut dengan membentuk panitia khusus (Pansus) pembahasan.

Diterangkannya, sebelumnya diajukan 26 ranperda yang kemudian bertambah 10 ranperda lagi sehingga menjadi 36 ranperda. Dikatakannya dua ranperda diantaranya sudah disahkan kemudian pada bulan Juni telah selesai 21 ranperda. Sedangkan saat ini sebanyak 7 ranperda disampaikan laporannya oleh pansus.

“Pada hari ini pansus A dua ranperda dan pansus B lima ranperda,”tutur Nasrudin Hasan.
Dikatakan ketua DPRD Rohil ini bahwa  penyampaian laporan pansus A dijurubicarai oleh Hj Rosmanita dan penyampaian laporan pansus B dijurubicarai oleh Amansyah.
Dalam penyampaiannya juru bicara pansus A, Hj Rosmanita mengatakan hanya dua ranperda yakni ranperda retribusi pengendalian  menara telekomunikasi dan ranperda pemeriksa alat pemadam kebakaran yang dilaporkan setelah melalui tahapan pembahasan dalam sidang paripurna ini.  Sedangkan dua ranperda lagi, disebutnya masih memerlukan kajian.

Dijelaskannya,  dari 8 ranperda sudah empat ranperda disahkan menjadi perda. Selanjutnya  Dia mengatakan empat Ranperda yang belum dibahas yakni ranperda tentang retribusi pelayanan kesehatan, ranperda tentang  jasa perijinan lingkungan hidup, ranperda tentang retribusi pengendalian menara telekomunikasi, dan ranperda tentang retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran. Kemudian itu, lanjutnya menegaskan dari keempat ranperda tersebut dua ranperda saat ini di laporkan setelah melalui pembahasan.

"Dua ranperda belum dilaporkan karena perlu kajian,"sebutnya.

Dijelaskannya ranperda pelayanan kesehatan belum dapat dirumuskan karena yang diajukan hanya retribusi di rumah sakit umum saja sedangkan puskesmas, klinik dan lainnya belum dicantumkan. Oleh sebab itu, disebut Hj Rosmanita pajak daerah dan retribusi daerah selain rumah sakit harus dirumuskan oleh pemerintah daerah Rokan Hilir yang kemudian perlu kajian-kajian kembali.

Diterangkannya, pansus berpendapat regulasi rumah sakit dipisahkan dengan regulasi puskesmas. Hal ini disebabkan pendapatan rumah sakit dipergunakan langsung untuk rumah sakit. Sementara puskesmas dan sejenisnya merupakan pendapatan pemda dan disetor ke daerah.

“Oleh sebab itu pada saat ini hanya dua ranperda yang dilaporkan setelah melalui pembahasan,”ujarnya.

Dikatakannaya raperda menara bersama retribusi tera ulang yang merupakan retribusi baru yang belum diatur dalam UU sebelumnya. Disebutnya titik fokus retribusi menara ini adanya pengendalian uang dengan aspek pengendalian lingkungan umum dengan penggunaan jasa sebagai pengendalian berdasarkan frekwensi yang dipergunakan serta potensi gangguan.

Sedangkan tentang ranperda pemeriksaan alat pemadam kebakaran adalah hal yang baru karena tidak ada pencabutan ranperda sebelumnya.

Dijelaskan oleh Hj Rosmanita bahwa pendapat dari lima fraksi di DPRD Rohil pada dasarnya sepakat ranperda  menjadi perda.  Namun dilanjutkannya dengan beberapa saran yakni fraksi golkar plus  mengharapkam pemda melakukan penyuluhan sebelumnya. Sedangkan fraksi PDI-P mengharapkan terhadap menara perlu dilakukan KIR dengan melihat aspek lingkungan, keselamatan dan tata ruang wilayah yang bermanfaat dan tertata rapi.

Sementara itu Fraksi Partai Demokrat mengharapkan agar meng-inventarisasi menara yang ada di Rohil. Sedangkan fraksi Kebangkitan Nasional Sejahtera (fraksi KNS) lebih menyorot SKPD dalam memungut rettrisbusi agar jangan terjadi tindakan penyelewengan. Fraksi Bintang Kebangsaan menyatakan perda baru sebaiknya dilakukan sosialisasi kepada objek retribusi. 

Dalam penyampaian laporan Pansius A diketuai oleh  M. Kazim dan Sekretaris Jufrizal.
Selanjutnya pansus B dijurubicarai oleh Amansyah mengatakan dalam laporannya, 5 ranperda yg dilaporkan saat sidang paripurna kali ini. Disebut amansyah bahwa pada tgl 28 juni lalu pansus B menyampaikan laporan hasil pembahasan dua ranperda dari delapan ranperda yang ditugaskan pembahasannya. Kedua hasil pembahasan ranperda yang telah dilaporkan tersebut yakni  Ranperda tentang retribusi ijin mendirikan bangunan dan ranperda tentang penyidik PNS.

Sementara enam ranperda yang belum dilaporkan hasil pembahasannya adalah, 1 ranperda tentang retribusi pelayanan tera/tera ulang, 2 ranperda tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah, 3 ranperda tentang retribusi ijin usaha kepariwisataan, 4 ranperda tentang retribusi pelayanan kepelabuhan, 5 ranperda tentang retribusi rekreasi dan olahraga. Dan 6 ranperda tentang retribusi ijin usaha perikanan.

Lanjutnya mengatakan dari enam ranperda tersebut ada satu ranperda yang belum dibahas oleh pansus B. Dijelaskannya oleh karena  oleh UU nomor 28 /2009 pembentukannya menunggu peraturan perundangan tentang retribusi rekreasi dan olahraga.

Sedangkan pendapat lima fraksi di DPRD Rohil  menerima ranperda tersebut menjadi perda namun dengan saran. Fraksi  Golkar plus menegaskan harus ada keseimbangan dalam pelayanan. Fraksi PDI-P menegaskan untuk meningkatkan PAD perlu dengan upaya kerja keras. Sedangkan Fraksi Partai Demokrat menegaskan agar aset milik daerah  dipergunakan sepenuhnya untuk daerah. Fraksi kebangkitan nasional Sejahtera mengharapkan pemdakab setelah ranperda disahkan menjadi perda agar segera mengajukan UPTD Metereologi. 

Sedangkan fraksi Bintang kebangsaan mengharapkan segera disosialisasikan perda tersebut hingga kepelosok desa. Disebutnya pansus B diketuai oleh Amansyah dan sekretaris Darmalis.
Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan berterima kasih terhadap persetujuan 7 (tujuh) ranperda menjadi Perda. Sementara itu dalam sambutannya wabup H.Suyatno menyampaikan dalam sidang paripurna ini, Insya Allah dalam waktu dekat tentang pembentukan UPTD akan disampaikan ke Bupati Rohil, H.Annas Maamun. Diungkapkannya pemkab akan membenahi acuan ranperda yang membahas seluruh pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Perlu kita bahas tentang seluruh pelayanan kesehatan,"ujarnya.
Sedangkan untuk menara sebelumnya kurang diperhatikan terhadap aspek lingkungan, keamanan masyarakat tetapi dengan perda ini kita harus jeli lagi dalam aspek keamanan lingkungan. Dikatakan wabup H.Suyatno sangat bersyukur sudah mendapat persetujuan atau hasil final ranperda menjadi perda. Oleh sebab itu Ia mengucapkan terima kasih kepada legislative yang telah memberikan perhatiannya.   Akhirnya sidang ditutup jam 16.20 wib  oleh ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan.

“Akhirnya sidang ditutup,’pungkasnya. (Sumber; Kabar Rohil/andi krc)

Kamis, 01 Desember 2011

Nasrudin Hasan : Perlunya Bekerja Keras dan Komunikasi yang Baik Agar Menjadi yang Terbaik


BAGANSIAPIAPI-KBDC -Sekira puluhan taruni dan sejumlah taruna peserta latihan integrasi taruna wreda (Latsitarda) Nusantara XXX Batalion Taruna Latihan (Yontarlat) Nusantara IV melakukan kunjungan ke kantor DPRD Rokan Hilir (Rohil) jalan Merdeka Bagansiapiapi, Kamis (1/12). Dikantor wakil rakyat Rohil tersebut mereka di terima langsung oleh ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan.  Dalam bertemu muka di ruang sidang /pertemuan itu mereka disambut dengan acara pengenalan daerah penyampaian pengalaman sebagai motivasi bangsa kedepan. 

Dalam sambutannya, Nasrudin Hasan menjelaskan bahwa sekecil apapun pengabdian kita adalah sebuah pengabdian yang terbaik. Dalam kesempatan tersebut  ketua DPRD Rohil ini memperkenalkan dirinya juga pernah bertugas di korps kepolisian dari pangkat “maju tak gentar”. Dia mengatakan sejak pensiun muda dikepolisian sudah dua kali mencalonkan diri sebagai aanggota DPRD namun untuk kedua kali mencalon barulah duduk menjadi anggota legislatif.

Dikatakannya kepada para taruni bahwa politik itu merupakan sesuatu yang perlu diketahui oleh adik adik tetapi tidak boleh memasuki areal politik tersebut. Disebutkannya, karena politik itu tujuannya menginginkan kekuasaan. Lanjutnya menjelaskan setelah dirinya menjadi ketua DPRD Rohil disertai pemerintah sekarang  banyak fasilitas bangunan polsek  yang dibiayai dengan APBD Rohil. Hal tersebut disebutnya dengan menggunakan dana system hibah.

 "Kita sudah membangun sejumlah kantor polsek di wilayah Rohil, sedangkan kantor Makodin sedang dilaksanakan saat ini dengan anggaran juga dari  APBD Rohil,"ujarnya.

Sedangkan selanjutnya dikatakan oleh ketua DPRD Rohil bahwa didaerah Rokan Hilir juga akan dibangun kantor polisi perairan  dengan dana APBD Rohil anggaran 12 milyar untuk tahap pertama. Karena menurut ketua DPRD Rohil yang juga mantan polisi itu menjelaskan bahwa secara keseluruhan dana APBD Rohil termasuk dana APBD sepuluh besar di Indonesia. Karena dana yang diperoleh dari DBH migas.  Disebut ketua DPRD Rohil bahwa bantuan dana untuk jabatan vertical dari APBD  dapat disalurkan dengan melalui dana hibah.

Kemudian itu lanjutnya mengatakan bahwa kepadatan penduduk di kabupaten Rohil belakangan ini cukup signifikan namun secara keseluruhan di daerah Rohil ini  perempuan lebih sedikit daripada laki-laki. Untuk lebih jelasnya lagi perekonomian di kota Bagansiapiapi dahulunya cukup bagus dengan perolehan hasil tangkap ikan di wilayah perairan Rohil. Disebutnya hingga dikota Bagansiapiapi merupakan berdirinya kantor BRI nomor dua di indonesia. Namun saat ini setelah mencapai 150 desa ditambah 20 desa baru yang nanti di perdakan jumlah guru di Rohil hanya 11.803 orang.

Dalam sambutannya tiba-tiba listrikpun mati sehingga pengeras suara tidak dapat berfungsi, dalam kesempatan itu pula ketua DPRD Rohil menyindir terhadap pelayanan PLN saat ini.

"Sejak Dahlan Iskan pindah menjadi menteri BUMN listruk sering mati. Selama Dahlan Iskan menjabat direktur PLN listrik dirumah saya tidak pernah mati tetapi setelah Dahlan Iskan pindah tugas maka listrik sering mati. Hal inilah tergantung personal individunya,"tuturnya.

Kemudian itu ketua DPRD Rohil ini menegaskan diri kita agar selalu bekerja keras dan berusaha untuk mencapai yang terbaik dan terbagus. Tetapi pencapaian tersebut jangan dengan menceritakan kesalahan atasan untuk pencapaian kepentingan kita. Karena menurutnya degan bekerja keras tentu akan menghasilkan kerja yang luar biasa. Tetapi Jika kerja dengan biasa tentunya mendapatkan hasil yang biasa juga.

"Setiap lulusan akpol belum tentu bisa jadi jenderal jika tidak ada usaha. Komunikasi yang penting diantara atasan dan bawahan. Antarkan senior menjadi yang besar jika ingin menjadi orang yang lebih besar,"ungkapnya. (Sumber : KabarRohil Andi krc)

Rabu, 30 November 2011

Bupati dan Wabup Pena Emas, Guru Berprestasi Terima Piagam

BAGANSIAPIAPI, kububabussalam.com -Pada hari senin (5/12) mendatang dilakukan upacara di halaman kantor Bupati Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi. Pada saat itu melaksanakan upacara peringatan hari PGRI. Demikian ditegaskan oleh salah satu panitia pelaksana HUT PGRI, Muhaimin Sadri,Spt kepada KABARROHILketika ditemui di halaman dinas pendidikan Kabupaten Rohil jalan SGB Bagansiapiapi, rabu (30/11).

“Senin (5/12) mendatang digelar upacara peringatan HUT PGRI di halaman kantor Bupati Rokan Hilir,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan pena emas dan piagam kepada bupati Rokan Hilir, H.Annas Maamun dan wabup Rokan Hilir, H.Suyatno. Dikatakannya piagam dan pena emas  tersebut diserahkan kepada Bupati Rohil dan wabup Rohil karena selama kepemimpinan beliau telah memajukan dunia pendidikan daerah Kabupaten Rokan Hilir.

Selain itu,  diterangkan oleh Muhaimin dalam kesempatan itu juga diserahkan piagam penghargaan kepada sejumlah  guru-guru yang berprestasi. Piagam penghargaan diberikan kepada guru-guru berprestasi tersebut setelah dilakukan seleksi dengan ketat terlebih dahulu terhadap para calon guru-guru yang berprestasi.

“Pada kesempatan itu juga diberikan piagam penghargaan kepada sejumlah guru-guru yang berprestasi,’pungkasnya. (Sumber : KabarRohil, Andi krc)

Minggu, 27 November 2011

Dari 269 Jemaah Haji Rohil, Dua Diantaranya Harus Tinggal Rawat di Rumah Sakit

BAGANSIAPIAPI, kububabussalam.com -Hari ini 269 jemaah haji kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diberangkatkan dari bandara Hang Nadim Batam. Keberangkatan para jemaah haji tersebut dibagi dalam dua rombongan menuju Bandara Sultan Syarief kasim (SSK) I Pekanbaru. Rombongan pertama diberangkatkan pada jam 08.05 wib dan rombongan kedua diberangkatkan pada jam 08.45 wib. Dimana kopor para jemaah haji diberangkatkan dari bandara Hang Nadim pada jam 08.05 wib juga pada jam 08.45 wib dan jam 11.00 wib. Diperkirakan perjalanan menaiki pesawat Lion Air tersebut memakan waktu 45 menit untuk tiba di Bandara SSK I Pekanbaru. Demikian ditegaskan oleh kepala kantor kementerian agama Rokan Hilir (Rohil) Agustiar,sag kepada KABARROHIL ketika dihubungi, Minggu (27/11). Dari 269 jemaah haji itu dua jemaah haji harus tinggal di rumah sakit guna dilakukan perawatan.

Dikatakan kepala kantor kemenag Rohil ini bahwa satu yang ditunda balik kedaerah diantaranya harus tinggal dan dirawat di rumah sakit otorita Batam karena sakit. Jemaah yang tinggal di RS Otorita Batam tersebut yakni H.Suhud Murtajak (84) jemaah haji dari kecamatan Rimba Melintang. Disebut Agustiar,Sag bahwa perawatan di RS Otorita Batam merupakan tanggung jawab Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

“Biaya perawatan H.Suhud Murtajak masih ditanggung oleh PPIH sesuai aturan yang berlaku. Karena beliau mendadak sakit saat berada di Batam hingga biaya kepulangannya ke Bandara SSK I Pekanbaru. Namun jika kita diminta untuk menjemputnya kita siap. Kemudian kabar ini telah kita sampaikan ke pihak keluarga H.Suhud untuk segera menemani beliau selama di Batam. Sebab H.Suhud berangkat haji tahun ini sendirian,”jelas Agustiar,Sag.

Disebut kepala kemenag Rohil ini, ketika jemaah haji tiba di Pekanbaru untuk melanjutkan keberangkatan ke daerah Rokan Hilir satu orang jemaah haji lagi harus tinggal di pekanbaru dan di rawat di rumah sakit Ibnu Sina .

“Setibanya di Pekanbaru satu lagi Jemaah haji  harus di rawat di rumah sakit. Jemaah yang dirawat di rumah sakit Ibnu Sina tersebut bernama Hj Rokiah binti Kahar (51) berasal dari kepenghuluan Sei Manasib Kecamatan Bangko Pusako,”tuturnya.

Kemudian itu dijelaskannya, bahwa daftar tunggu untuk calon jemaah haji tahun 2012 sebanyak 370 orang. lanjutnya mengatakan hal ini bisa juga bertambah dari angka 370 tersebut.

Pada saat yang sama, tim medis dan kesehatan dr Tribuana Tunggal Dewi  kepadaKABARROHIL menjelaskan bahwa H.Suhud Murtajak (84) jemaah haji dari kecamatan Rimba Melintang yang dilakukan perawatan di Rumah Sakit Otorita Batam karena  terserang penyakit paru obstruksi kronis (PPOK). Sedangkan Rokiah binti Kahar (51) jemaah haji dari kepenghuluan Sei manasib kecamatan bangko Pusako yang mendapat perawatan juga di Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru karena kelelahan dan dyspepsia. Dijelaskannya memang kedua jemaah haji yang dirawat tersebut sudah mendapat perawatan selama di Mekkah ketika saat hendak pulang ketanah air.

“Kedua jemaah haji tersebut memang sudah mulai mendapat perawatan selama di Mekkah saat hendak pulang ketanah air. Semoga saja kondisi kedua jemaah haji tersebut cepat pulih dan bisa kembali kumpul dengan keluarganya,”harapnya.

Informasi yang didapat dan dihimpun KABARROHIL, Penyakit Paru Obstruksi Kronik [PPOK] adalah penyakit paru dengan terjadinya sumbatan aliran udara pada paru yang berlangsung lama. Dalam istilah Inggrisnya dikenal sebagai Chronic Obstructive Pulmonary Disease [COPD].

Normalnya, saat kita bernapas, udara akan masuk melalui hidung atau mulut, melalui tenggorokan, trakea, bronchus [cabang trachea, mengandung lendir dan cilia yang berfungsi untuk proses pembersihan udara], bronchiolus [cabang bronchus], dan kemudian ke alveoli [kantung-kantung udara di paru]. Setelah itu terjadi pertukaran antara oksigen dan carbon dioksida. Oksigen akan diserap ke dalam pembuluh darah, sedangkan carbon dioksida akan dikeluarkan melalui saluran napas. Gejala PPOK seperti sesak napas, batuk menahun dan batuk berdahak.

Sementara dyspepsia adalah suatu kompleks gangguan yang terjadi pada saluran pencernaan atas. Keluhan pasien yang banyak diutarakan adalah nyeri ulu hati, pedih, mual yang disertai dengan muntah, rasa panas didada atau perut, cepat merasa kenyang, kembung, anoreksi, regurgitasi dan banyak mengeluarkan gas asam dari mulut. (Sumber : Andi krc/ KabarRohil)  

Jemaah Haji Rohil Disambut di Bandara Hang Nadim dan di Asrama Haji Batam

BATAM CENTER, kububabussalam.com-Sebanyak 269 jemaah haji Rokan Hilir (Rohil) yang tergabung dalam kloter 15 bersama jemaah haji kota pekanbaru menaiki pesawat airbus arab Saudi airlines tiba di Bandara Hang Nadim batam pukul 12.00 wib, Sabtu (26/11). Para jemaah haji tersebut disambut oleh Asisten IV bidang Administrasi pemkab Rohil Drs Indra Putrayana,Msi beserta isterinya, wakil ketua DPRD Rohil Drs Jamiluddin beserta isterinya, anggota DPRD Rohil dari partai Demokrat M.Kazim, Kepala kemenag Rohil Agustiar,Sag, dan dari pihak tenaga kesehatan Dr Tribuana Tunggal Dewi. Setelah menaiki bus masing-masing kemudian mereka menuju ke asrama haji jalan engku puteri batam.

Acara penyambutan para jemaah kloter 15 tersebut dilaksanakan di asrama haji batam. Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala biro Administrasi kesejahteraan rakyat dan kemasyarakatan Pemrov Kepulauan Riau, Drs Dimyath,Msi.

Dalam sambutannya asisten IV pemkab Rohil mengatakan terlebih dahulu untuk memanjatkan iringi doa kepada tiga orang  jemaah haji kloter 15 yang tidak dapat sama-sama kembali ketanah air yakni dua jemaah haji dari kabupaten Rohil dan satu jemaah haji dari kota Pekanbaru. Selanjutnya Ia menerangkan sesuai rencana Bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun ikut hadir dalam acara penyambutan para jemaah haji ini Namun karena waktu yang bersamaan dengan acara pembukaan MTQ se Riau ke-XXX di Rengat maka Bupati tidak bisa hadir. Ketika menyampaikan sambutan para jemaah haji banyak yang terbatuk-batuk.

“Batuk adalah oleh-oleh yang saya juga pernah alami ketika saya dating dari melaksanakan jemaah haji lalu,”ujarnya.

Dalam kesempatan ini, disebut Asisten IV mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang terkait dalam penyambutan jemaah haji kali ini terutama sekali kepada pusat informasi haji Batam dan asrama haji serta pihak bandara hang nadim. Perubahan-perubahan dalam perjalanan melaksanakan ibadah haji juga setiap tahun berlainan akibat perkembangan untuk memperbaiki system pelayanan. Dikatakannya banyak perkembangan yang telah dilakukan oleh pemerintah kerajaan arab Saudi dalam memperbaiki pelaksanaan ibadah haji.

‘Saya dahulu bisa langsung mengambil air zamzam dari sumurnya, namun sekarang telah melalui sumur bor,”tuturnya.

Asisten Administrasi di pemkab Rohil ini juga mengucapkan selamat tiba di tanah air. Mudah-mudahan setelah menjalani perjalanan panjang lebih kurang delapan jam diatas pesawat dapat beristirahat di asrama haji ini. Karena disebutnya, besok sabtu besok sekira jam 08.00 wib para jemaah haji dari Rohil diberangkatkan  dari Bandara Hang Nadim menuju ke Bandara Sultan Syarief Kasim pekanbaru. Dia menerangkan bahwa bapak-bapak dan ibu-ibu pulang ibadah haji  biasanya disambut dengan baik dan bagus. Apalagi setibanya didaerah masing-masing.

“Perubahan cuaca dan perjalanan waktu yang panjang memang sangat melelahkan,  semoga selama satu malam di asrama haji ini dapat istirahat untuk mengembalikan kondisi fisik yang baik. Mudah-mudahan  bapak dan ibu jemaah memperoleh ibadah haji mabrur,’pungkasnya. (Sumber : Andi krc/KabarRohil)

Senin, 21 November 2011

Si Jago Merah Lalap Rumah Seorang Guru

Kubu, Rokan Hilir- Aksi si jago merah kali ini menghantam rumah salah seorang guru SMAN 1 Kubu, Marzuki, SH. Peristiwa naas terjadi tepat pada pukul 10.00 WIB hari ini (Selasa, 22/11/11), ketika penghuni sedang tidak berada di kediaman. Menurut Firman Edy, kepala SMAN 1 Kubu, melalui Syaftri Nella mengabarkan bahwa, Marzuki, SH sedang berada di Bagansiapiapi untuk suatu urusan, sedangkan isterinya pergi mengajar dan anak-anaknya masih di sekolah.

“Pak Marzuki tadi pagi berangkat ke Bagan, sedangkan  si Ibu masih ngajar dan anak-anaknya juga masih di sekolah dan bisa dipastikan rumah tersebut kosong” Ungkap Nella melalui sambungan selulernya dengan kububabussalm.com.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada yang mengetahui secara pasti, sumber api dari mana. Namun kuat dugaan api berasal dari hubungan arus pendek jaringan PLN yang terhubung ke rumahnya.

“sumber apinya belum kita ketahui, kemungkinan ada kabel instalasi yg korslet”. Sambung Sayftri Nella berdasarkan informasi dari Firman Edy.

Sementara akibat peristiwa kebakaran, Rumah yg berada di jl. Lintas Sei. Kubu – Teluk Merbau ini, atau lebih tepatnya di depan mesjid raya kec. Kubu ini, tidak bisa diselamatkan hingga benda dan barang-barang yg ada di dalamnya. Hal ini dikarenakan bantuan pemadam kebakaran (damkar) hanya berupa bantuan ala kadar dari masyarakat setempat dengan menyiram dan menyemprotkan air semampunya. Tidak ada bantuan damkar secara khusus. Dan api pun berhenti ketika semuanya sudah ludes dan hangus menjadi abu.

Oleh karena itu, harapan kepada pemerintah dan masyarakat setempat untuk memberikan perhatian dan bantuannya, supaya musibah ini bisa diatasi sesegera mungkin. Dan kepada keluarga supaya tabah dan sabar menerima kenyataan ini.[GB/KBBS] 

Memanfaatkan Waktu


Oleh: Musafir Kubu

H. Zamhasri Jamil
SEBOTUL e dah banyak yang tau dah tentang keutamaan waktu, tapi kito ajo yang selalu melupokannyo. Dalam al-Quran, Allah mengkhususkan satu suek tentang "waktu" itu (Q.S. Al-Ashr). Selain itu, uang-uang Arab zaman dulu itu selalu mengingekkan anak cucu mereka dengan kalimat "waktu itu tak ubah e sepoti podang, kalau kau tak bisa men ggunokannyo dengan baik, mako waktu itulah yang akan membabat masa-masa kau." Uang-uang Bule pun pecayo bahwa "time is money" atau dalam bahasa gaul budak-budak Kubu "waktu itu dah macam duik".

Budak-budak Kubu saat iko sodang dihadapkan pado kondisi untuk besaing dengan waktu. Mako dai itu, siapo yang ligat, diolah yang akan monang. Kalo indak ligat, mako secao ostosmastis, mako waktulah yang akan monang. Bagi budak-budak Kubu yang saat iko sedang menuntut ilmu entah itu di Kubu atau di lua Kubu, pasti sodang dihadapkan untuk menantang waktu, kono memang waktu itu selalu beputa dengan koncang. Khusus bagi yang goma bemalas-malasan, waktu akan menjadi teaso lobih singkat. Sehingga kito bau aso e leh bangkik dai tiduw, abis itu, duduk sekojap, dah tenggolam mato ai itu. Sebagai budak asli Kubu, besekolah dan bekutab di Kubu, tentunya aku (Musafir Riau) sangat berharap agar kawan-kawan bisa memahami tontang ponting e waktu itu.

Dulu aku ponah mendonga uang yang mengartikan KUBU itu dengan Kerja Untuk Bayar Utang. Bagi aku sendii kepanjangan KUBU yang dibueknyo itu mungkin ado yo botul e nyo. Kono kebanyakan tipe budak-budak Kubu iko kan agak "pemalas" sikik, yang ponting asal "ai itu dio masih beduik, mako diopun ontok-ontok ajo di umah." Nah, tak heran yo kalo budak-budak asal Kubu ko jaang yang kayo secao materi, padahal, materi itu ponting yo. Jadi, banyak diantao kito ko yang masih berprinsip bekojo itu hanyolah untuk menutupi utang-utang sebolum e nyo.

Sekaang ko, bagi awak-awak yang udah mendapek joki untuk belaja di banja uang lain, entah itu di pulau Jawa atau di pulau Halang, sudah harus memahami tentang keutamaan waktu itu. Teutamo bagi kawan-kawan yang sedang mengikuti kuliah program S1. Ingek, waktu untuk mengambek S1 itu cumo 4 tahun, dan itu waktu yang tak telalu lamo doh. Jadi, gunokanlah waktu yang ado itu untuk melatih dii untuk botul-botul menjadi "mahasiswa." Paling tidak, yang namonyo mahassiwa itu harus "bersahabat" dengan kegiatan (1) membaco, (2) menganalisa dan (3) menulis. Jadi, usahakan dalam setiap ai itu kito membaco, entah itu membaco koran atau membaco buku, paling tidak 3-4 jam. Abih itu, cubo dianalisa apo yang telah kito baco tadin, abih itu, trai pulo untuk menuliskan hasil analisa itu di koteh-koteh lain, atau kalo polu di komputer, kalo bisa kiimkan ke milis supayo uang lain mendapek manfaat pulo dai hasil analisa kito tu. Kalo sekio e hasil analisa kito tu memungkinkan untuk dikiim ke media, mo indak ado yo salah e doh untuk mengiimkannyo ke media.

Yang polu diingek, semuo kegiatan (membaco, menganalisa, menulis) itu harus melalui proses, teutamo bagi kito yang bolum tebiaso untuk membaco. Dan membaco akan teaso nikmat kalo kito mau membiasokannyo, kalo indak, mako kegiatan membaco akan teaso boek. Bagi uang yang udah tebiaso membaco, dan mungkin suatu ai dio tak sompek membaco, mako pado ai itu dio akan measo ugi bosa, kono waktunyo telah belalu dengan sia-sia. hal yang semacam itu hanyo akan bisa diasokan oleh uang yang bisa memahami polu e waktu, bagi yang bemalas-malasan, dio tak akan ponah tau tentang manfaat waktu. Dio bau akan measo, ketiko dia akan tamat dai kuliahnyo dan ijazah dah ado di tangannyo, namun di saat itulah dio bau akan measo kalo dio tak ado apo-aponyo. Memang begitulah, penyosalan itu selalu datang di kemudian hari.

Akhirul kalam, aku berharap semoga budak-budak Kubu bisa sukses selalu, di mano ajo dan bilo ajo. Tontu, waktu akan memainkan peranan yang cukup berpengaruh dalam menentukan langkah putra-putra Kubu dalam menyonsong maso yang akan datang yang penuh dengan segalo macam bentuk persaingan dan tantangan. Selamat berjuang kawan-kawan. []

Sabtu, 19 November 2011

Gabungan Antara Tekad Dan Nekat




H. Zamhasari Jamil.
BIASOE uwang Melayu atau lobih khushush e lai uwang Kubu ko menganggap sekolah ke luar daerah atau keluar negoi itu kono keluarga si pelajar itu banyak duik e. Anggapan itu memang ado yo botul e nyo, tapi indak botul semuo tu doh. Kalimat yang secama itu botul kalo keluarga si pelajar itu memang botul-botul kayo atau paling indak adolah duiknyo yang belobih sehingga bisa menyekolahkan anaknyo kelua daerah atau kelua negoi.

Tulisan iko akan menyintuh kawan-kawan pelajar yang mungkin hanya dikiim seadoe ajo oleh keluarga kito yang ado di Kubu dan itu kono memang keluarga kito itu hidup dalam serba pas-pasan juo. Bahkan, hanya demi menyekolahkan kito ko supayo bisa sampai kelua dai Kubu atau kelua daerah bahkan sampai kelua negoi, kelurga kito di kampung itu sanggung untuk mengoncangkan ikek pinggang, bahkan lebih ekstrim e, uwang tuo kito sanggup tak makan asalkan kito iko yang anaknyo sekolah di lua itu bisa makan yang ujung-ujung e bisa selosai kuliah dengan hasil yang memuaskan dan menggembirakan.

Kawan-kawan yang saat iko sodang kuliah entah itu di Riau atau di luar Riau harus bisa betimo kasih kepada Allah SWT dan kepado keluarga kito yang masih di Kubu, kono masih banyak diantao kawan-kawan kito itu yang tak besekolah dan tak kuliah. Syuku kalo kawan-kawan itu dah ado dapek kojo, kalo indak, kan jadi telunta-lunta yo di Kubu itu. Kono itulah, kawan-kawan yang udah punyo waktu untuk besekolah dan kuliah, tak pantas kalo kito iko asik bemain-main ajo kojo e di banja uwang itu. Apo lai, kalo misal e duik yang dikiimkan dai umah itu abih hanya untuk memboli okok, bukan untuk memboli buku tau hal-hal lain yang lebih bemanfaat dan menunjang aktivitas kuliah kito.

Tak ado alasan untuk bemalas-malasan dan befoya-foya di banja uwang hanya kono duit yang dikiimkan dai umah itu tak mencukupi atau sangat pas-pasan. Kalo misal e duik yang dikiimkan dai umah itu sangat pas-pasan, kito sebagai mahasiswa atau mahasiswi harus bisa "menyulap" e menjadi belobih. Sebagai contoh, aku punyo pengalaman pribadi ketiko aku masih menjalani program s-1 dulu. Saat itu aku masih menimo beasiswa dai Pemerintah India sebosa Rp. 1 jiti perbulan, dan jumlah itu cukup paslah untukku suwang. Nah, aku berusaha untuk bisa menyisihkan duik yang sangat pas-pasan itu untuk memboli buku setiap bulan. Buku-buku yang aku boli itu aku baco dengan tujuan untuk membuka wawasan, dan pado saat aku membaco itu, aku juo mencubo untuk menganalisa bahasan yang ditulis dalam buku-buku itu dan kemudian hasil analisa itu aku tulis yang kemudian aku kiimkan ke media.

Tak jarang pulo isi buku atau bahasan yang ado dalam buku-buku itu aku diskusikan lai dengan kawan-kawan ku yang lain dengan tujuan untuk mempertajam bacaanku. Hasil akhir dari kegiatan membaco itu aku tuliskan dalam bentuk tulisan yang kemudian aku jual di koran atau ke media. Saat itu aku hanyo befikiy kalopun tulisan iko tak bisa mengembalikan biaya buku, paling tidak bisa mengembalikan biaya nge-net, itu kalo tulisan kito ditimo dan dimuek di media atau di koran, dan kalo tak muek, itu urusan lain. Yang ponting usahaku untuk mengembalikan modal udah aku lakukan. Dan Alhamdulillah memang, jangankan biaya nge-net dan biaya atau ogo buku, ogo komputer pun dah balik. Artie, kininko dah balik modal dah. Alhamdulillah.

Tulisan yang tak dimuek oleh media, itu bukanlah masalah bosa, itu masalah kocik. Tugas kito adalah mengiimkan tulisan, dan tugas media pulo untuk menimo atau menolaknyo. Kalo pun tak dimuek di media, tak usah sodih, kono kito iko memang penulis bau dan bolum tekonal. Kalo kito ko dah tekonal, menulis apo ajo akan dimuek. Jadi, kalo pun tulisan kito bolum yo di muek lai, dan kito bolum tekonal, paling tidak, dewan redaksi media itu dah "konal" dengan awak, minimal lewat tulisan-tulisan yang kito kiimkan itu. Mungkin suatu saat kalo pas waktu e, tulisan kito itu akan dimuek yo tu nyo oleh media yang kito kiimkan tulisan itu tadin.

Cito aku di ateh itu tadin hanya salah satu contoh bagaimano cao e untuk "menyulap" duik yang pas-pasan menjadi tak pas-pasan lai dan kalo mungkin jadi belobih. Kalo kito donga cito kawan-kawan kito yang di luar negoi itu, ado dianto uwang-uwang itu yang jadi tukang cuci piing di restoran, atau yang jadi tukang pel di hotel, ado yang jualan tempe, tahu goreng, mengaja Bahasa Indonesia kepado uwang-uwang asing, ado yang mengaja mengaji al-Qur'an, ado yang buka warnet dsb. dan itu tak lobih dai usaha-usaha uwang-uwang itu untuk bisa betahan iduik (hidup) di banja uwang. Kalo ado beasiswa syukur, kalo tak dapek, berarti itu bolum zoki awak. Yang ponting bagaimano cao e supaya kito iko bisa betahan iduik dan kuliahpun beres.

Kawan-kawan tak usah menjadi manusia-manusia yang cengeng. Kito harus bersemangat, ingeklah kawan-kawan kito di Kubu tu masih banyak yang tak besekolah dan kuliah. Masih banyak le nyo kawan-kawan dai daerah-daerah lain yang lobih "parah" kondisi finasialnyo dibandingkan dengan kito iko. Yang ponting, untuk bisa betahan iduik di negoi uwang itu, kio sebagai mahasiswa harus memiliki tekad yang kuat dan kenekaran yang mantap. Jadi, kalo tekad dan nekat dah begabung, tak ado istilah anak kubu ko yang gagal kono keterbatasan keuangan yang diimkan dai umah. Sekali melangkah, bismillah, tawakkal 'ala Allah. La haula wala quwwata illa billah. []

Kamis, 17 November 2011

Kecamatan di Rokan Hilir dan Kode Pos


1. Kecamatan Bagan Sinembah
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Bagan Sinembah di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Bagan Batu (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bagan Bhakti/Bakti (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bagan Manunggal (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bagan Sapta Parmai (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bagan Sinembah (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bagan Sinembah Barat (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bahtera Makmur (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bakti Makmur (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Balai Jaya (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Balam Sempurna (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Gelora (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Harapan Makmur (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Kencana (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Lubuk Jawi (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Panca Mukti (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Pasir Putih (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Pelita (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Salak (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Suka Maju (Kodepos : 28992)

2. Kecamatan Bangko
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Bangko di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Bagan Kota (Kodepos : 28911)
- Kelurahan/Desa Bagan Barat (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Bagan Jawa (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Labuhan Tangga Baru (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Labuhan Tangga Besar (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Labuhan Tangga Kecil (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Parit Aman (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Pedamaran (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Pekaitan (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Rokan Baru (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Besar (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Suak Air Hitam (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Suak Temenggung (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Teluk Bano II (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Bagan Hulu (Kodepos : 28913)
- Kelurahan/Desa Bagan Punak (Kodepos : 28913)
- Kelurahan/Desa Bagan Timur (Kodepos : 28914)

3. Kecamatan Bangko Pusaka / Pusako
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Bangko Pusaka / Pusako di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Bangko Pusaka (Pusako) (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Bangko Bakti (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bangko Jaya (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bangko Kanan (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bangko Kiri (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bangko Makmur (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bangko Permata (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bangko Sempurna (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Pematang Damar (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Pematang Ibul (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Sungai Menasib (Sei Manasib) (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Teluk Bano I (Kodepos : 28992)

4. Kecamatan Batu Hampar
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Batu Hampar di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Bantayan/Bantaian (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Bantayan/Bantaian Baru (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Bantayan/Bantaian Hilir (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Sialang (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Sialang Hulu (Kodepos : 28912)

5. Kecamatan Kubu
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kubu di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Jojol (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Pulau Halang (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Pulau Halang Belakang (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Pulau Halang Muka (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Rantau Panjang Kanan (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Rantau Panjang Kiri (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Kubu (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Majo (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Panji Panji (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Pinang (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Sigajah/Segajah Makmur (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Tanjung Leban (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Teluk Merbau (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Teluk Nilap (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Teluk Piyai (Kodepos : 28991)

6. Kecamatan Pasir Limau Kapas
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pasir Limau Kapas di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Panipahan (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Panipahan Darat (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Panipahan Laut (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Pasir Limau Kapas (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Sungai Daun (Kodepos : 28991)
- Kelurahan/Desa Teluk Pulai (Kodepos : 28991)

7. Kecamatan Pujud
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pujud di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Air Hitam (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Kasang Bangsawan (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Pujud (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Siarang Arang (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Sri Kayangan (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Suka Jadi (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Sungai Pinang (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Tanjung Medan (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Tanjung Sari (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Teluk Nayang (Kodepos : 28983)

8. Kecamatan Rantau Kopar
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Rantau Kopar di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Bagan Cempedak (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Rantau Kopar (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Rangau (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Sekapas (Kodepos : 28983)

9. Kecamatan Rimba Melintang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Rimba Melintang di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Jumrah (Kodepos : 28953)
- Kelurahan/Desa Karya Mukti (Kodepos : 28953)
- Kelurahan/Desa Lenggadai/Langgadai Hilir (Kodepos : 28953)
- Kelurahan/Desa Lenggadai/Langgadai Hulu (Kodepos : 28953)
- Kelurahan/Desa Mukti Jaya (Kodepos : 28953)
- Kelurahan/Desa Rimba Melintang (Kodepos : 28953)
- Kelurahan/Desa Teluk Pulau Hilir (Kodepos : 28953)
- Kelurahan/Desa Teluk Pulau Hulu (Kodepos : 28953)

10. Kecamatan Simpang Kanan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Simpang Kanan di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Bagan Nibung (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bukit Damar (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Bukit Mas (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Kota Paret/Parit (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Simpang Kanan (Kodepos : 28992)
- Kelurahan/Desa Tanjung Selamat (Kodepos : 28992)

11. Kecamatan Sinaboi / Senaboi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sinaboi / Senaboi di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Raja Bejamu (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Bakau (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Senaboi/Sinaboi (Kodepos : 28912)
- Kelurahan/Desa Sungai Nyamuk (Kodepos : 28912)

12. Kecamatan Tanah Putih
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tanah Putih di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Banjar XII (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Mumugo (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Putat (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Rantau Bais (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Sedinginan (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Sekeladi (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Sintong (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Teluk Berembun (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Teluk Mega (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Ujung Tanjung (Kodepos : 28983)

13. Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan di Kota/Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau :
- Kelurahan/Desa Batu Hampar (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Melayu Besar (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Melayu Tengah (Kodepos : 28983)
- Kelurahan/Desa Mesah (Kodepos : 28983)


Sumber : www.organisasi.org

Rabu, 16 November 2011

Empat Mahasiswa UIN Luncurkan Buku. Dua di Antaranya Mahasiswa Asal KUBU.


Pekanbaru - Empat mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau akan meluncurkan buku bersama pada 16 November mendatang.
Muhammad Mukhlis

Peluncuran buku yang judulnya masih dirahasiakan ini bertepatan dengan momen pembukaan acara UIN Expo 2011. Salah seorang penulis Muhammad Mukhlis (Budak Kubu) menyebutkan, buku ini sudah lama dipersiapkan oleh ia dan rekan-rekannya.

Buku ini sendiri berisi tulisan mahasiswa Fakultas Usuluddin Arwan Kenala, mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Susanto Al-Yamin (Budak Kubu) yang juga seorang Dai Muda, mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang juga mantan Presiden Mahasiswa UIN dan Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Aktif Wamdi dan Muhammad Mukhlis sendiri yang masih aktif menjabat Wakil Presiden UIN Suska Riau.
Susanto Al Yamin

Menurut Mukhlis, tulisan-tulisan dalam buku yang akan diluncurkan itu dijamin kualitasnya, setidak-tidaknya oleh beberapa media di Provinsi Riau.

‘’Karena memang, tulisan yang ada di dalam buku ini telah pernah terbit di media massa,’’ terang Mukhlis pada Kamis (10/11) siang.

Dilanjutkannya, dari buku ini diharapkan dapat dijadikan pecerahan dari kaum intelektual kalangan mahasiswa, terkhusus yang kini datang dari mahasiswa UIN Suska Riau. Total, di dalam buku ini ada empat puluh judul tulisan yang dirangkai menjadi satu buah buku. Uniknya, dalam buku ini juga terdapat pra kata dari Gubernur Riau dan juga sekapur sirih dari DPD RI Abdul Gafar Usman.

‘’Beberapa tokoh-tokoh penting juga berkenan memberikan komentarnya seperti Prof Tabrani Rab, Darwis Al Kadam dan lainnya. Kita juga berharap para tokoh-tokoh ini nantinya berkenan hadir pada peluncuran buku ini. Semoga ini memberikan motivasi buat kami dan generasi muda lainya,’’ terang Mukhlis. (Sumber : Riau Pos).