![]() |
| Demonstran aksi di depan kantor camat Kubu |
KBDC-Kubu, Aksi demonstrasi masyarakat Kubu yang diwakili
oleh tokoh pemuda, ormas dan LSM di depan kantor camat kecamatan Kubu, hari ini
Selasa, 20/12/2011 berakhir dengan tertib. Namun tetap dengan pengawasan pihak
kepolisian dari polsek Kubu.
Sesaat setelah
aksi usai, KBDC menghubungi Lukman, SH selaku koordinator lapangan (korlap). Ia
menyampaikan bahwa aksi yang dimulai pukul 10.00 wib hari ini berakhir dengan
tertib lebih kurang pada pukul 12.00 wib.
“Tadi
kami mulai aksi pada pukul 10.00 pagi dan berakhir sekitar pukul 12.00. Dari
awal hingga aksi ini usai, tidak ada kericuhan. Aman-aman saja”. Ungkap Lukman
via telpon selulernya.
Aksi yang
ditujukan kepada camat Kubu Syamsul Kidul, S. Sos ini, bertujuan untuk meminta
camat Syamsul Kidul agar mengundurkan diri dari posisinya sebagai camat di kec.
Kubu. Karena selama ini, masyarakat menilai bahwa camat tidak bisa
menyelesaikan masalah-masalah sosial yang terjadi di kec. Kubu dan terkesan
lambat dalam menanggapi persoalaan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Kemudian
tambah Lukman, camat Syamsul Kidul lebih banyak waktunya di luar Kubu.
![]() |
| Lukman, SH |
“sebenarnya
inti dari tuntutan kami adalah, agar camat bersedia mengundurkan diri dari posisinya
sebagai camat di kec. Kubu. Karena selama kepemimpinannya, beliau terkesan
lambat dan tidak mampu menyelesaikan masalah-masalah yang ada di kec. Kubu ini.
Ditambah lagi beliau jarang di Kubu. Paling hanya 3 hari jam kerja”. Sambung Lukman
Terkait sambutan
dan tanggapan camat terhadap demonstran, ternyata tidak memuaskan para
demonstran yang beraksi di depan kantor camat tersebut. Pertama, lukaman
mengungkapkan bahwa camat lambat keluar dari kantor untuk memberikan
tanggapannya. Kemudian, setelah keluar dan menjumpai para pendemo, tanggapannya
juga tidak memuaskan. Terkait keberadaannya yang jarang berada di kec. Kubu,
hanya diberi alasan dinas ke luar kota.
“Dan
beliau (camat) lambat kelaur dari kantornya untuk memberikan tanggapan terhadap
tuntutan kami ini. Oleh karena itu kami merasa kurang puas. Kemudian ditambah
lagi dengan alasannya jarang di Kubu karena dinas di luar Kubu. Sementara
PR-nya banyak yang belum diselesaikan”. Papar Lukman via telpon selulernya.
Oleh karena
itu, Lukman mengharapkan kepada pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir, dalam
hal ini bupati Rokan Hilir agar mengangkat dan menempatkan camat yang profesional
dan mampu memberikan solusi atas permasalahan yang ada di kec. Kubu tersebut.
“untuk
itu kami sangat mengharapkan kepada pemda Rohil khususnya bupati Rohil bapak H. Anas Maamun,
agar memberikan dan menempatkan camat yang profesional di kec. Kubu ini”.
Pungkas Lukman (KBDC)












